Monday, October 14, 2013

Kabupaten Rembang

Kabupaten Rembang



Peta Kabupaten Rembang
Kabupaten Rembang merupakan salah satu kabuupaten di Jawa Tengah yang dilalui jalur tranportasii utama Pulau Jawa, yaitu Jalur Pantai Utara Jawa (Jalur Pantura). Apabila dilihat dari letak astronomisnya, kabupaten ini berada pada 1110,00’- 1110,30’ BT dan 60,30’ – 70,00’ LS dan memiliki luas wilayah sebesar 1014,08 km2. Secara administratif yang terlatak di bagian utara Pulau Jawa ini terdiri dari 14 kecamatan, yang dibagi lagi atas 287 desa dan 7 kelurahan, dimana pusat pemerintahannya terletak di Kecamatan Rembang. Kecamatan-kecamatan tersebut antara lain: Kecamatan Sumber, Kecamatan Bulu, Kecamatan Gunem, Kecamatan Sale, Kecamatan Sarang, Kecamatan Sedan, Kecamatan Pamotan, Kecamatan Sulang, Kecamatan Kaliori, Kecamatan Rembang, Kecamatan Pancur, Kecamatan Kragan, Kecamatan Sluke dan Kecamatan Lasem. 

Adapun batas administratif Kabupaten Rembang, yaitu :
-    Sebelah Utara    : Laut Jawa
-    Sebelah Timur   : Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur
-    Sebelah Barat    : Kabupaten Pati
-    Sebelah Selatan : Kabupaten Blora

Apabila dilihat dari segi Klimatologi, yaitu salah satu ilmu yang didefinisikan sebagai kondisi rata- rata selama periode waktu tertentu dalam suatu wilayah. Kabupaten yang berada di tengah-tengah jalur Surabaya-Semarang ini memiliki iklim tropis dengan dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau dengan suhu minimum 22,60 C dan maksimum 31,70 C dengan suhu rata- rata 270 C. Curah hujan rata- rata kabupaten ini yaitu 18,24mm per hari dan memiliki sumber air berupa air permukaan dan air tanah. Sumber air permukaan berupa sungai, bendungan, dan air laut. Terdapat sungai yang melewati Kabupaten ini yaitu Sungai Randugunting, Babagan, Karanggeneng, Kening, Telas, Kalipang, Sudo dan Sungai Patiyan. Di Kabupaten Rembang terdapat 121 bendungan dan 25 daerah irigasi, namun tidak selalu dialiri air sepanjang tahunnya

Kabupaten yang berada di perbatasan antara Jawa Tengah-Jawa timur ini sebagian besar wilayahnya (46,39%) berada pada ketinggian 25- 100 meter dipermukaan air laut, sebesar 300,42% berada pada ketinggain 100- 500 meter dan sisanya berada pada ketinggian 0- 25 m dan 500- 100 meter dimana kondisi topografi di wilayah ini terdiri dari topografi datar, pegunungan dan berbukit. Daerah sebelah utara merupakan pantai dengan bentang sepanjang 60 km, bagian tengah merupakan pegunungan atau dataran tinggi. Hal ini menyebabkan kemiringan lahan bervariasi dari 0- 40%. Disebelah selatan berbukit, bergunung dengan lereng yang cukup curam dan semakin ke utara relatif landai antara 0%- 15%. Kelerengan yang terdapat di Kabupaten Rembang terdiri dari beberapa tingkat kelerengan, yaitu 0- 2% seluas 45.205 Ha, 2- 15% seluas 33.233 Ha, 15- 40% seluas 13.980 Ha, dan sisanya 4,86% merupakan kelerengan > 40%.

Wilayah Kabupaten Rembang merupakan daerah pertanian yang cukup berpotensi karena memiliki jenis tanah aluvial yang merupakan jenis tanah yang cocok untuk dijadikan sebagai lahan pertanian karena tanahnya yang subur banyak mengandung unsur hara.  Terdapat berbagai macam jenis tanah di kawasanini dimana sekitar 10% merupakan jenis tanah aluvial, mediteran 45%, grumosol 32%, regosol 5% dan andosol 8%. Jenis tanah medeteran dan grumosol merupakan jenis tanah yang paling banyak yaitu 45% dan 32%.  Kabupaten ini juga dikenal memiliki berbagai macam kandungan mineral dan kaya akan unsur- unsur yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. Kandungan terbesar yaitu jenis alluvium yang meliputi luas 45.470.783 ha atau sekitar 44,84% dari luas wilayah, kemudian potensi lainnya yaitu miosen fasies sedimen yaitu seluas 32.125.000 ha atau 31,68%, sedangkan bahan galian C berupa andesit, pasir kuarsa, kapur, trass, pospat, ball clay, dan gibsum tersebar diberbagai kecamatan.

Kabupaten Rembang memiliki luas tegalan dan sawah yang cukup luas, sehingga sektor pertanian khususnya tanaman bahan makanan seperti padi, palawija, buah- buahan, sayur mayur dan lain sebagainya menjadi salah satu sumber daya alam yang merupakan andalan utama dalam memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Komoditas tanaman pangan yang potensial dikembangkan menjadi sebuah usaha agribisnis unggulan di Kabupaten ini adalah komoditas jagung dan kacang tanah, dimana sentra pengembangan jagung terdapat di Kecamatan Sedan, Kragan, Gunem, Sarang, dan Pamotan. Letak wilayah yang berbatasan dengan laut mengakibatkan wilayah ini memiliki potensi sumber daya perikanan yang baik. Hasil produksi sumber daya laut seperti tongkol, tengiri, cumi, dan lain sebagainya. 

Jenis bencana alam yang sering terjadi di Kabupaten ini adalah banjir, karena hampir disetiap kecamatan di wilayah ini mengalami banjir. Kecamatan Lasem merupakan wilayah yang paling sering mengalami bencana alam banjir dan juga merupakan kecamatan yang paling sering terjadi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Kecamatan Pancur merupakan satu- satunya kecamatan yang aman karena tidak pernah terjadi bencana alam di kecamatan tersebut

Tags:

0 Responses to “Kabupaten Rembang”

Post a Comment

Subscribe

Mau berlanganan ? Silahkan masukkan emailmu di sini

© 2013 Fotopedia. All rights reserved.
Designed by SpicyTricks